Oleh: horas pasaribu | 4 Januari 2010

Tata Cara Penyimpanan Bahan Peledak, Pasal 62 Persyaratan Umum

(1)     Bahan peledak harus disimpan dalam kemasan aslinya dan dicantumkan tanggal penyerahan bahan peledak tersebut ke gudang,  tulisan harus jelas pada kemasannya dan mudah dibaca tanpa memindahkan kemasan.

Bahan Peledak tidak boleh dibongkar dari kemasan asli dan dipindahan ke kemasan lain

(2)     Detonator harus disimpan terpisah dengan bahan peledak lainnya dalam gudang bahan peledak peka detonator.

Penyimpanan Detonator tidak boleh digabung dengan Bahan Peledak lain. Detonator harus disimpan terpisah dan hanya boleh didalam gudang bahan peledak peka detonator

(3)     Bahan peledak peka detonator tidak boleh disimpan di gudang bahan peledak peka primer atau di gudang bahan ramuan bahan peledak.

Sama dengan penjelasan ayat (2) diatas, Detonator harus disimpan terpisah dari bahan peledak lain

(4)     Bahan peledak peka primer dapat disimpan bersama-sama di dalam gudang bahan peledak peka detonator tetapi tidak boleh disimpan bersama-sama dalam gudang bahan ramuan bahan peledak.

Handak peka primer seperti ANFO, dapat disimpan bersama dengan handak peka detonator misalnya dinamit didalam gudang handak peka detonator, akan tetapi tidak boleh di dalam gudang bahan ramuan handak seperti AN

(5)     Bahan ramuan bahan peledak dapat disimpan bersama-sama di dalam gudang bahan bahan peledak peka primer dan atau di dalam gudang bahan peledak peka detonator.

Bahan ramuan Handak seperti AN dapat disimpan bersama-sama dengan :

– handak peka primer (ANFO) di dalam gudang peka primer

– handak peka primer (ANFO) dan peka detonator (Dinamit) di dalam gudang peka detonator

(6)     Amunisi dan jenis mesiu lainnya hanya dapat disimpan dengan bahan peledak lain di dalam gudang bahan peledak apabila ditumpik pada tempat terpisah dan semua bagian yang terbuat dari besi harus dilapisi dengan pelat tembaga atau aluminium atau ditutupi dengan beton sampai tiga meter dari lantai.

(7)     Temperatur ruangan bahan peledak untuk :

  1. Bahan ramuan tidak boleh melebihi 55 derajat celcius dan
  2. Peka detonator tidak boleh melebihi 35 derajat celcius.

Temperatur diatas adalah temperatur tertinggi yang masih diperbolehkan di dalam gudang bahan peledak, dan di cek setiap saat pada termometer yang terdapat di dalam gudang bahan peledak


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: