Oleh: horas pasaribu | 25 Desember 2009

Pasal 54 Pengamanan Gudang Bahan Peledak

(1)     Setiap gudang bahan peledak harus dilengkapi dengan :

  1. thermometer yang ditempatkan di dalam ruang penimbunan;

thermometer terdapat di dalam gudang untuk memantau temperatur di dalam gudang, dimana temperatur dibatasi seperti yang terdapat dalam pasal 62 ayat (7)

  1. tanda “dilarang merokok” dan “dilarang masuk bagi yang tidak berkepentingan”;

2 tanda ini harus terdapat di gudang bahan peledak, dan sebelum memasuk gudang bahan peledak, peralatan untuk merokok (korek api) harus ditinggal di pos jaga diluar area gudang

  1. hanya satu jalan masuk dan

hanya boleh satu pintu masuk gudang, masuk dan keluarnya bahan peledak melalui pintu yang sama, akan tetapi tetap harus memperhatika prinsip FIFO (first in first out)

  1. alat pemadam api yang diletakkan ditempat yang mudah dijangkau diluar bangunan gudang.

alat pemadam api, seperti apar harus tersedia di luar bangunan gudang dengan jumlah yang memadai

(2)     Sekitar gudang bahan peledak harus dilengkapi lampu penerangan dan harus dijaga 24 jam terus menerus oleh orang yang dapat dipercaya. Rumah jaga harus dibangun diluar gudang dan dapat untuk mengawasi sekitar gudang dengan mudah.

sebagai pengamanan gudang handak, supaya tidak ada bahan peledak yang hilang dan dipergunakan untuk hal-hal yang tidak semestinya

(3)     Sekeliling lokasi gudang bahan peledak harus dipasang pagar pengaman yang dilengkapi dengan pintu yang dapat dikunci.

sebagai pengamanan gudang handak, supaya tidak ada bahan peledak yang hilang dan dipergunakan untuk hal-hal yang tidak semestinya.

(4)     Untuk masuk ke dalam gudang hanya diperbolehkan menggunakan lampu senter kedap gas.

untuk menghindari bertemunya lampu (bohlam) dengan gas, yang bisa menimbulkan percikan api

(5)     Dilarang memakai sepatu yang mempunyai alas besi, membawa korek api atau barang-barang lain yang dapat menimbulkan bunga api ke dalam gudang.

Untuk menghindari terjadinya percikan api

(6)     Sekeliling gudang bahan peledak peka detonator harus dilengkapi tanggul pengaman yang tingginya 2 (dua) meter dan lebar bagian atasnya 1 (satu) meter dan apabila pintu masuk berhadapan langsung dengan pintu gudang, harus dilengkapi dengan tanggul sehingga jalan masuk hanya dapat dilakukan dari samping.

(7)     Apabila gudang bahan peledak dibangun pada material kompak yang digali, maka tanggul yang terbentuk pada sisi harus sesuai ketentuan sebagaimana  dimaksud  dalam ayat (6).

(8)     Selain ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) untuk gudang Amonium Nitrat dan ANFO, berlaku ketentuan sebagai berikut:

  1. gudang dengan kapasitas kurang dari 5000 kilogram pada bagian dalamnya harus dipasang pemadam api otomatis yang dipasang pada bagian atas dan
  2. gudang dengan kapasitas 5000 kilogram atau lebih harus dilengkapi dengan hidran yang dipasang di luar gudang yang dihubungkan dengan sumber air bertekanan.

khusus untuk gudang AN (bahan ramuan bahan peledak) dan ANFO (bahan peledak peka primer) dengan kapasitas lebih dari 5 ton harus dilengkapi hidran sebagai pemadam api. Pemadam api otomatis seperti yang dimaksud dalam point 1 diatas sudah tidak memadai jika kapasitas gudang diatas 5 ton.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: